Selasa, 05 Januari 2016

Mulai Semangat Menulis

Well,, sudah berganti tahun sekarang sudah 2016. Awal tahun 2016 tepatnya. Kira-kira sudah hampir 2 tahun ya nggak nulis sejak judul pertama mulai belajar menulis di blog.

Kali ini mau bercerita tentang sedikit perjalananku, sewaktu nulis rujukan buat diri sendiri di blog ini*maksudnya identitas ya. Dulu nulis biodata di blog ini masih berstatus mahasiswa kedokteran, dan masih menjalani koasistensi di beberapa rumah sakit baik di DIY maupun Jawa Tengah.

Dan sekarang I'm officially a doctor, a physician, a general practitioner, setelah melewati berbagai rintangan yang kalau disuruh ngerasain kembali aku benar-benar tidak ingin diulang cukup sekali saja. Sedikit flashback ya... Dulu jaman pertama kuliah di kedokteran *yang notabene itu adalah cita-cita aku sejak aku kecil, katanya itu karena aku dulu kan sering sakit dan hampir setiap bulan ke dokter buat periksa* masih culun sekali bahkan sering pulang-pulang ke rumah karena nggak betah di Jogja, lalu akhirnya wisuda sarjana dengan IPK yang lumayan brooo... hihihihihi, lalu koas yang ketemu sama teman-teman yang care banget sama temen-temen lainnya. Ketemu gemeli yang kemana-mana selalu bareng bahkan sampe sekarang juga barengan terus karena hobi makan.

Lalu tibalah saatnya buat UJIAN NEGARA as known UKDI or UKMPPD *Ujian Kompetensi Mahasiswa Profesi Pendidikan Dokter* yang intinya adalah buat ngukur kita sebagai calon dokter itu pantes apa nggak buat jadi dokter bukan pantes dalam hal umur apa muka apa bagaimana ya, tapi pantes dalam hal mengobati pasien. Di ujian ini sebagai calon dokter untuk bisa menguasai berbagai kompetensi yang disyaratkan dan kalau lulus barulah kita jadi dokter sungguhan *eh belum ding masih ada internship/alias magang yang lamanya setahun.

Perjuangan melalui UKDI alias UKMPPD ini sangat berat dan jatuh bangun bahkan lebih berat ketimbang patah hati. Siang malem, dari bangun tidur sampai tidur lagi, bahkan ngapain aja selalu dihantui dengan UKDI alias UKMPPD. Dimana-mana kerjaannya bawa buku walaupun kadang nggak dibaca sama sekali karena udah eneg banget, dimana mana ngerjain soal review materi bahkan sampe makan saja ketemu teman bahas itu lagi itu lagi, yang kadang bisa sampai berantem karena perbedaan pendapat jawaban soal.

Sakit selama berminggu minggu, apalagi penderitaan sariawan yang tak kunjung sembuh, mata panda karena tidur bangun tidur bangun gegara tegang mau UKDI. Tapi penderitaan itu tak ada artinya ketika tahu bahwa aku dan temanku yang notabene kita berjuang sama sama *You know, Bahkan kita pernah cobain beberapa tempat makan cuman buat belajar itu UKDI. Dan sewaktu tahu lulus, You know, kayaknya aku kejatuhan durian, walaupun sakit tapi nikmat luar biasa.

Saking bahagianya aku sampai bingung mau ngapain untuk ngungkapin kebahagiaan. Tapi beruntung sekali waktu itu ada Keluarga dan si Mas yang siap untuk berbagi kebahagiaan.

Big thanks to my beloved family I Love youuuuuu So much , and for you Mas, I Love You More more more more than you know.




Created By Sora Templates